6 Lagu Galau yang Cocok Menggambarkan Hatimu di Tahun 2019

6 Lagu Galau yang Cocok Menggambarkan Hatimu di Tahun 2019.  Saat galau, terkadang kata puitis bisa keluar untuk mengungkapkan rasa dalam hati. Itu bagi kamu yang senang dengan visualisasi. Sebab justru menuangkan rasa lewat tulisan, membantu membentuk rasa dalam kata yang tertulis. Bisa diulang dan dilihat kapanpun.

lagu galau
lagu galau

Baca juga artikel lain di : https://renaoktriyani.blog.institutpendidikan.ac.id/

Tetapi bagi kamu yang memiliki tipe audio, pendengaranmu lebih tajam. Menulis bukan jadi yang bisa kamu tuangkan. Hatimu mampu berkata. Tapi tidak lewat jemari. Bagi si audio, tenaga lebih tersalurkan lewat suara lisan, atau bahkan dapat menenangkan lewat suara. Tidak jarang deskripsi lewat lagu lebih mengena di hati.

Beberapa lagu galau yang sudah dipopulerkan masih sering diputar. Kamu seolah tidak bosan memutarnya. Sebab rasa gundah tidak bisa dihindari oleh setiap insan. Dapat datang kapan saja. berikut lagu yang cocok menggambarkan rasa galau kamu di tahun 2019.

Rindu karena Berjarak

Lagu yang hampir mengcover  seluruh jagat raya di internet ialah lagu kerinduan. Apalagi bagi kamu yang rindu karena jarak. Atau menggunakan hubungan LDR. Lagu judul “Rindu” karya Iqbal Taufik tahun 2018 bisa jadi rekomendasi. Sebab cocok buat kamu yang tetap setia meskipun dalam jarak ruang dan waktu.

Lelah Berharap

Galau juga diakibatkan karena jiwa kamu sudah terlalu lelah mengharapkan kehadiran si dia, yang mungkin menaruh janji padamu. Sebenarnya obatnya adalah berharap pada Tuhan. Karena Tuhanlah yang menentukan, dan pantas berharap padanya. Tapi yang namanya galau, adakalanya butuh deskripsi berupa lagu galau semacam ini. Lagu yang bisa didengarkan seperti miliki Afgan Syahreza, yang berjudul “Jodoh Pasti Bertemu.”

Galau karena Tak Terpenuhi

Galau karena tak terpenuhi ini biasanya berupa hubungan yang tidak direstui,  cinta bertepuk sebelah tangan, atau rencana tak seperti kenyataan. Semua hal itu bisa membuat kamu galau. Kalau galau tak terpenuhi ini karena hubungan kasih, lagu milik Judika berjudul “Mama Papa Larang” boleh jadi mendeskripsikan rasa galau itu.

Sedangkan galau karena yang lain. Misalnya tentang hubungan diri dengan Tuhan. Semacam hal ini,dapat  merelakan yang dekat. Contoh milik Opick, khusus lagu-lagu religious.

Patah dan Luka Hati

Ada hal yang membuat galau tingkat tinggi, yakni keadaan jiwa yang patah hati.  Keadaan ini cenderung didominasi oleh rasa kecewa, sakit hati, dan diikuti rasa sedih. Sehingga tidak mood untuk melakukan apapun. Lagu galau yang cocok untuk keadaan semacam ini buatmu ialah lagunya  Geisha berjudul “Lumpuhkan Ingatanku.” Atau “Sadis” milik Afgan. Jika dalam perfilman, lagu ini cocok buat soundtrack kehidupanmu Via.

Ingatan Muncul Lagi

Manusia tidak luput dari ingatan. Segala yang unik, dan tegas sebagai rasa dapat menjadi ingatan. Begitu pula ingatan sedih, sekalipun dilupakan, tetap ada. Karena memory kita bukan menghapus tapi menyimpan. Bukan menghilangkan, tapi lebih sering tak dihiraukan. Seperti tumpukan catatan yang ingin kita bersihkan, pasti nemu nih yang unik-unik itu. Akhirnya galau, dan ingin kembali ke masa lalu.

Karena kamu tidak mungkin kembali ke masa lalu, maka beberapa musik dengan lirik galau bisa menyatakan kegalauanmu. Misalnya, “Kering Airmataku” lagunya Geisha. Yang cocok buat ingatan yang sudah kering, akhirnya ingat lagi deh.

Pembuktian

Lagu galau selanjutnya bisa dilandasi oleh rasa ingin membuktikan. Kepercayaan dalam hubungan kamu mungkin saat itu dipertaruhkan, karena sebuah goncangan. Nah kalau sudah begini, apalagi tak ada yang mau membantu, biasanya ketuk-ketuk halus buat mengingatkan betapa setianya kamu. Pengorbanan tidak selalu diperlihatkan. Tapi dengan lagu mungkin bisa menambah kepekaan si dia. Misalnya lagunya Devano Danendra, “Menyimpan Rasa.”

6 lagu galau tersebut tentu  punya cerita dan latar belakang masing-masing. Kenapa kamu galau adalah cara tepat buat mendapat lirik lagu tepat. Jangan sampai salah lagu, karena lirik, akhirnya merembet kemana-mana. Jadi tambah galau.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*