Syarat membuat Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK)

Hampir semua orang sekarang ini membutuhkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang lebih sering kita kenal dengan SKCK, dari dulu surat ini memang sudah ada hanya saja dulu itu namanya adalah Surat Keterangan Kelakuan Baik atau sering di dengar juga dengan SKKB. Surat Keterangan Catatan Kepolisian ini adalah surat yang diterbitkan oleh kepolisian Indonesia melalui kepolisian resor atau kepolisian sektor, surat ini merupakan surat yang berisikan catatan seseorang yang berada dalam data kepolisian. Jadi fungsi dari surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) adalah untuk melihat apakah seseorang pernah memiliki atau bersangkutan dalam suatu kegiatan criminal ataupun kejahatan, biasanya surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) ini sangat dibutuhkan dalam suatu persyaratan administrasi, seperti saat kalian akan melakmar pekerjaan, daftar sekolah, mengikuyi CPNS (Calon pegawai negeri sipil) ataupun jika kalian mendaftarkan diri sebagai pejabat dan yang lainnya.

Jika kalian sudah memiliki surat ini, SKCK tidak bisa digunakan seumur hidup karena SKCK ini ada masa berlakunya. Masa berlaku SKCK ini yaitu 6 bulan dihitung dari awal SKS diterbitkan. Tetapi jika sudah kadaluarsa, kalian tidak perlu membuat SKCK dari awal lagi, kalian bisa memperpanjang SKCK saat kalian memerlukannya.banyak orang yang mengatakan bahwa saat mengurus pembuatan SKCK ini ribet padahal semakin kesini membuat SKCK itu sangat mudah  dan juga prosesnya tidak lama, disini kami akan memberi tahukan kepada kalian cara membuat skck. Untuk membuat surat keterangan catatan polisi ini kita bisa mengurusnya secara online dan juga offline, untuk mengurus skck secara online kita bisa mengunjungi website http://SKCK.polri.go.id kalian tidak perlu khawatir karena website ini merupakan website resmi polri. Dan jika kalian ingin mengurus dan membuat skck secara offline kalian bisa langsung mengunjungi polsek ataupun polres setempat, proses pembuatan skck ini biasanya membutuhkan waktu hanya 30 menit saja, jika kalian mengurusnya secara offline jangan lupa untuk membaca dokumen-dokumen yang lengkap.

Untuk membuat skck kalian harus meminta surat pengantar terlebih dahulu kepada RT dan RW kemudian kalian baru bisa meminta surat pengantar ke kelurahan ataupun desa, kemudian lengkapi persyaratan yang dibutuhkan kalian bisa melihat persyaratannya dibawah ini:

  1. Membawa surat pengantarr dari kelurahan
  2. Fotocopy kartu keluarga
  3. Fotocopy kartu tanda penduduk ataupun surat izin mengemudi
  4. Fotocopy surat kelahiran/akta kelahiran atau ijazah terakhir
  5. Membawa pas foto dengan ukuran 4×6 dengan background merah
  6. Mengisi formulir daftar riwayat hidup yang sudah disediakan oleh petugas di kantor polisi
  7. Kemudian dilakukan proses pengambilan sidik jari

Setelah persyaratannya sudah kamu ketahuii dan kamu lengkapi kalian bisa datang ke polsek ataupun polres setiap hari kerja pada hari senin sampai hari jumaat dengan jam kerjanya yaitu pukul 8 pagi sampai pukul 3 sore, hari sabtu juga kalian bisa mengurus pembatan SKCK ini tetapi hanya setengah hari saja yaitu pukul 8 pagi hingga pukul 11 sore. Sekarang semakin mudah bukan untuk membuat SKCK, sehingga kalian tidak perlu khawatir karena membuat surat keterangan catatan polisi ini sekarang tidak sulit, bahkan jika kalian memiliki kesibukan yang ekstra kalian bisa melakukan pengurusannya secara online. Perbedaan mengurus secara offline dan online hanya pada persyaratannya saja, persyaratan yang sudah dikumpulkan kemudian bisa kalian scan kemudian dikirim melalui website resmi polri. Biasanya ketika kalian mengambil skck yang sudah jadi kalian biasanya dikenakan biaya pembayaran sebesar Rp. 30.000

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*